Selasa, 22 Juni 2010

People Need The Lord


PEOPLE NEED THE LORD
Matius 9:36, “ Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”
           Generasi yang kita hadapi dan harus dijalani saat ini adalah penuh tantangan. Sebagai gereja Tuhan kita dituntut harus hidup kudus dan tidak bercela dihadapan-Nya, sedangkan kita hidup ditengah angkatan yang bengkok hati dan sesat. Kalau kita menyimak berita-berita di televisi, media cetak atau media elektronik, wah criminal crime gak ada abis-abisnya. Kejahatan disegala bidang terjadi dan dilakukan siapa aja mulai dari orang kecil sampai orang gedean. ‘Gak tertutup kemungkinan juga banyak orang Kristen yang terlibat didalamnya. Semenjak manusia pertama jatuh ke dalam dosa, maka dosa selalu menjadi bagian hidup manusia, baik dosa pikiran, dosa perkataan ataupun juga dosa perbuatan. Benar seperti tulisan Paulus dalam Roma 3:23, “ Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Tetapi dibalik itu semua manusia pasti memiliki hati nurani yang baik. Kita-kita ini dasarnya orang baik semua loh, percaya pada Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Pada hakekatnya manusia adalah makhluk mulia yang baik. Tetapi karena situasi dan kondisi yang ada membuat iman lemah dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan walaupun itu menyakiti hati Allah.
            Nah sekarang kita lihat pengalaman pada zaman Yesus. Yesus rela datang ke dunia ini dan meninggalkan takhta kerajaan-Nya serta mengambil rupa seorang hamba untuk menjadi teladan bagi kita semua dan menyelamatkan kita. Dalam Injil Matius diatas, Yesus berkeliling semua kota dan desa untuk mengajar jiwa-jiwa. Banyak orang yang mendengar perkataan-Nya dan menjadi pengikut-Nya. Hidup mereka berubah, mereka semakin mengenal kasih Allah dan kelemahan mereka seperti penyakit dapat disembuhkan. Yesus tergerak hatinya oleh belas kasihan. Kita musti bersyukur punya Yesus yang sangat berbelas kasihan pada kita. Ketika Tuhan Yesus ngeliat orang banyak, hati-Nya jatuh oleh belas kasihan. Kasih adalah tema utama kehidupan kekristenan. Ingat loh, jangan klaim diri jadi orang Kristen kalo hidupnya gak ada kasih Yesus. Nah, disitu kita dapetin bahwa jiwa-jiwa LELAH DAN TELANTAR SEPERTI DOMBA YANG TIDAK BERGEMBALA. Kita yakin pasti mereka saat itu cape, laper dan kehausan. Mereka bener-bener butuh Tuhan Yesus yang menyelamatkan kehidupannya. Syukur mereka datang pada pribadi yang tepat. Yesus memuaskan rasa lapar dan haus mereka. Yohanes 6:35, “Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” Yesus juga berkata dalam Yohanes 10:11, “ Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;” Banyak jiwa-jiwa yang sangat memerlukan Yesus dan puji Tuhan, mereka semua ditolong oleh Yesus. Yesus adalah Gembala yang baik yang selalu menuntun kita ke padang yang berumput hijau.
               Pengalaman yang sama juga dihadapi oleh generasi ini. Banyak orang yang sudah cape dan lelah dengan dosanya. Mereka haus dan lapar bukan secara jasmani tetap rohani!!! Hidup mereka telantar bukan karena ekonomi, tetapi telantar batinnya!!! Mereka gak tau kemana arah hidupnya. Why? Karena mereka seperti domba tidak bergembala. Coz, domba itu berjalan hanya dalam pimpinan gembala, kalo gak gitu pasti kesasar. Gembala Agung adalah Tuhan Yesus Kristus dan mereka memerlukan pertolongan rohani dari saudaraku semua. So, kawula muda zaman ini harus menjadi garam dan terang dunia. Menggarami sekitarnya dan menerangi sekelilingnya. Kalau bicara  hal ini maka kita sedang bicara tentang pelayanan. Markus 10:45,  “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Kalau kita mengklaim ingin seperti Yesus, udah jelas cara hidup kita juga harus seperti Yesus. Mari anak muda, selagi masih ada waktu dan kesempatan, layanilah Yesus. Pelayanan itu luas loh, di keluarga, di masyarakat, di gereja atau di lingkungan kampus. Yang pertama adalah pelayanan pribadi. Kita harus mulai dari diri sendiri, seperti disiplin diri misal punya waktu khusus untuk doa pribadi, waktu khusus untuk baca Alkitab secara rutin. Ini adalah bagian pelayanan diri dan yang tau hanya kita sendiri dengan Tuhan Yesus. Kemudian mulai meluas yaitu pelayanan keluarga. Keluarga Kristen adalah tipe ideal bagi keluarga lainnya di dunia ini. Tapi, ada banyak keluarga Kristen yang hancur berantakan oleh banyak sebab. Intinya kita perlu pemulihan dan kita yang akan menjadi pemulih dalam keluarga dan tentu dalam pimpinan Roh Kudus. Lebih luas lagi pelayanan di gereja. Nah ini sangat penting, karena kita adalah anggota tubuh Kristus yang pasti memiliki bagian-bagiannya masing-masing dalam gereja. Pasti kita membutuhkan satu dengan yang lain. Digambarkan dalam Surat I Korintus 12, bahwa anggota tubuh mempunyai fungsinya masing-masing, mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar. Dan semuanya saling memerlukan dan melengkapi. Jelas semua pelayan tersebut bersinergi satu dengan yang lain untuk menghadirkan hadirat Allah yang menjadi tujuan utama dalam ibadah sehingga jemaat Tuhan diberkati. Masih ada lagi pelayanan yaitu dalam masyarakat. Kita gak boleh ekstrem, kita hidup dan tinggal dalam komunitas mulai dari yang terendah yaitu RT dan tertinggi yaitu Negara. Pemerintah adalah wakil Allah, begitu ditulis dalam Surat Roma. Maka kita harus hormati mereka dan doakan mereka. Ini juga bagian pelayanan loh. Nah, suatu waktu kita udah bekerja di kantor, perusahaan, instansi atau lembaga, bekerja sebaiknya dengan takut akan Tuhan. Ini juga masuk dalam pelayanan kepada Tuhan. Mari kita pegang ayat ini,  Kolose 3:23, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Kalau kita menjadikan ayat ini sebagai standar maka jelas semua yang kita kerjakan adalah untuk Tuhan dan kita sedang melayani Dia. Sadari, pelayanan adalah anugerah Allah dan merupakan respon atas keselamatan yang telah Dia kerjakan bagi kita. Gak banyak orang yang memiliki kesempatan untuk melayani Yesus. Dan kesempatan adalah peluang terbesar dalam hidup kita untuk menjadi lebih berarti lagi dalam hidup ini.
            Dibalik itu semua, dengan diperlengkapi hati nurani yang baik, pasti manusia merasa sadar dan rindu untuk berbalik pada Tuhan. “People Need The Lord” adalah kenyataan yang pasti dan tidak bisa disangkal lagi. Banyak sekali orang yang rindu untuk bertobat, meninggalkan masa lalunya dan masuk dalam hidup baru yang seturut dengan kehendak Allah. Mereka bener-bener butuh Tuhan untuk menjadi penolong hidup mereka supaya apa yang akan mereka kerjakan terfilter dengan baik, yang berkenan di hati Allah dilakuin, yang gak berkenan dijauhin. Mereka bener-bener ingin kedamaian dihati dan gak tau dapetnya dimana dan dari siapa. Kisah dalam Injil Markus 2:17, “Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa." Ya, banyak orang sakit secara rohani dan mereka memerlukan uluran tangan Tuhan Yesus. Akhir zaman ini banyak sekali orang yang sangat butuh Yesus, ya benar banyak sekali yang sangat butuh. Saudaraku bisa memulai dari lingkungan kampus saudara. Kampusmu adalah ladangnya Tuhan dan Tuhan sangat butuh pekerja-pekerja diladang-Nya. Give your best bukan sekedar istilah tetapi praktek hidup saudara dalam pelayanan di kampus. Berikan sesuatu yang berharga dan bermakna untuk kebesaran Kerajaan Surga. Ya betul, waktu saudara belum terlambat, masih ada waktu dan pintu kasih karunia Allah masih dibuka. Manfaatkan sebaik-baiknya dan percayalah Mahkota Kehidupan kelak menjadi bagianmu. Siapa kepanjangan tangan Yesus di muka bumi ini?
Yesaya 6 : 8,
…”Ini aku, utuslah aku!”
                                                         
Blogged with the Flock Browser

0 komentar:

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

 
;